
December 02, 2019
Tutorial
Rumus IF merupakan salah satu rumus logika yang tersedia di dalam Microsoft Excel yang memiliki fungsi untuk menentukan sesuatu berdasarkan pembanding atau kategori yang ditentukan.
Sesuai namanya, IF yang berarti jika. Begitu pula maksud dan fungsi dari rumus if itu sendiri. Jika sesuatu sama dengan A maka hasilnya akan B, jika sesuatu sama dengan B, maka apa yang akan terjadi ketika itu benar dan salah.
Rumus IF biasanya akan menggunakan pembanding >,<,=,>=,<= dan lain sebagainya. Rumus IF bisa digunakan secara tunggal maupun ganda. Mari kita bahas satu persatu.
IF Tunggal
Secara umum, IF tunggal memiliki rumus seperti berikut.
IF(logical_test, [value if true], [value if false])
Keterangan.
Logical-test :
Data-data yang akan menjadi acuan untuk dibandingkan
Value if true : Nilai
yang akan keluar ketika Logical-test terpenuhi/sesuai
Value if false :
Nilai yang akan keluar ketika
Logical-test tidak terpenuhi/tidak sesuai
Oke kita
langsung aja ke contoh yang pertama.
Mari kita bedah rumusnya.
IF(A2=25000000,”Berhasil”,”Gagal”)
Artinya adalah jika sel A2 nilainya sama dengan 25.000.000, maka berhasil. Jika tidak sama dengan 25000000 maka gagal.Contoh kedua.
Pada rumus IF ini kita akan menguji apakah siswa tersebut lulus atau tidak. Jadi rumus IF akan menguji apakah nilai siswa lebih dari 70 atau kurang dari 70. Jika lebih dari 70 maka siswa dinyatakan lulus. Jika kurang dari atau sama dengan 70 maka akan dinyatakan gagal.
Kita ambil contoh rumus pada sel C2,
IF(B2>70,"LULUS","GAGAL")
Jadi formula IF itu akan melakukan uji logika, apakah nilai dari sel B2 itu lebih dari 70 atau tidak, jika lebih dari 70 maka rumus IF akan menghasilkan nilai teks LULUS, namun jika tidak maka akan muncul nilai teks GAGAL.Karena nilai pada sel B2 adalah 75 yang artinya lebih besar dari 70 maka hasilnya adalah LULUS.
Kita coba lihat rumus pada sel C3,
IF(B3>70,”LULUS”,”GAGAL”)
IF Ganda
=IF(logical-test,"value if true",IF(logical-test,"value if true2",IF(logical-test,"value if true3","value if false")))
Langsung saja kita ke contohnya. 
Pada contoh rumus IF diatas, terdapat beberapa ketentuan yang diterapkan pada logical-test. Mari kita ambil rumus pada sel C2,
=IF(B2=75,"Rata-rata",IF(B2>75,"Baik","Gagal"))
Yang memiliki arti :
IF(B2=75,"Rata-rata"= Jika nilai dari sel B2 sama dengan 75 maka Rata-rata
IF(B2>75,"Baik" = Jika nilai dari sel B2 lebih dari 75 maka Baik
“GAGAL” = Jika nilai dari sel B2 selain dari itu maka GAGAL
Dan karena nilai yang ada di sel B2 adalah 75 maka hasilnya adalah Rata-rata.
IF(B2>75,"Baik" = Jika nilai dari sel B2 lebih dari 75 maka Baik
“GAGAL” = Jika nilai dari sel B2 selain dari itu maka GAGAL
Dan karena nilai yang ada di sel B2 adalah 75 maka hasilnya adalah Rata-rata.
Oke mungkin segitu saja dulu penjelasan gw tentang rumus IF hari ini, jika ada pertanyaan silahkan tanyakan di komentar di bawah. Thanks!